BAB 3
Keseimbangan Dunia Dan Akhirat
Pengantar
Dalam menyikapi kehidupan, ada yang hanya menyikapi agar mendapatkan kebahagiaan di dunia tanpa memikirkan bagaimana kehidupan di akhirat. Tetapi ada juga yang menyikapi kehidupan dunia ini agar bahagia di dunia juga bahagia di akhirat.
Orang-orang yang menyikapi kehidupan dunia untuk kehidupan akhirat maka sesungguhnya ia mendapatkan kebahagiaan di dunia dan akhirat. Tetapi, sebaliknya orang-orang yang hanya mengejar kepentingan dunia, maka sesungguhnya ia tidak akan mendapatkan kebahagiaan di dunia juga akhirat. Islam mengajarkan bahwa harus seimbang antara dunia dan akhirat. Dunia harus disiapkan untuk menuju hidup yang kekal dan abadi, yaitu akhirat.
Kita sebagai orang islam perlu menyadari bahwa kehidupan dunia adalah sementara. Maka hendaknya menjadikan dunia sebagai jembatan untuk menuju kebahagiaan di akhirat.
Hadits 1 – Hadits Riwayat Muslim
عَنْ اَبِي هُرَيْرَةَ كَانَ رسُولُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُوْلُ : (( اللَّهُمَّ أصْلِحْ لِي دِيْنِيَ الَّذِي هُوَ عِصْمَةُ أَمْرِي ، وَأَصْلِحْ لِي دُنْيَايَ الَّتِي فِيهَا مَعَاشِي ، وَأَصْلِحْ لِي آخِرتِي الَّتي فِيهَا مَعَادِي ، وَاجْعَلِ الحَيَاةَ زِيَادَةً لِي فِي كُلِّ خَيْرٍ ، وَاجْعَلِ المَوتَ رَاحَةً لِي مِنْ كُلِّ شَرٍّ ) . رَوَاهُ مُسْلِمٌ.(
1. Lafal dan Terjemah Hadits.
Artinya : Dari Abu Hurairah ra bahwa Nabi SAW bersabda : “ Ya Allah, perbaiki bagiku agamaku yang menjadi penjaga urusanku, dan perbaiki bagiku duniaku yang di dalamnya ada pnghidupanku, dan perbaiki bagiku akhiratku yang ke sana tempat kembaliku, dan jadikanlah hidup ini selalu menambah kebaikan bagiku, dan jadikanlah kematian sebagai kebebasanku dari kejahatan” (HR. Muslim)
2. Penjelasan atau Kandungan Hadits
Allah Swt. adalah tempat meminta dan teempat bergantung. Tempat berkluh kesah dari segala masalah. Tempat mencurahkan resah dan gundah setiap hambanya. Dalam kondisi seperti itu maka berdoalah kepada-Nya.
Hadits Riwayat Muslim dari Abu Hurairah tersebut mengisyaratkan lima hal penting yang harus menjadi permohonan kepada Allah dalam doa-doa kita.
1. “Ya Allah perbaiki bagiku agamaku yang menjadi penjaga urusanku”.
Ini mengisyaratkan betapa pentingnya berpegang teguh pada agama Allah. Jika agama seseorang rusak, maka rusak pula kehidupannya, baik di dunia maupun di akhirat. Dan begitu pula jika agamanya baik, maka baik pula khidupan kehidupannya di dunia dan akhirat.
Dengan demikian maka selayaknya lah kita memohon agar selalu dapat pertolongan Allah dalam perbaikan agama. Dengan semakin baik agama kita, maka menjalankan kehidupan dunia ini pun akan semakin baik.
2. “Ya Allah perbaiki bagiku duniaku yang di dalamnya ada penghidupanku”.
Ini mengisyaratkan bahwa kita boleh meminta kepada Allah agar urusan dunia menjadi baik. Meminta rezeki yang halal, cukup, dan bermanfaat. Meminta keluarga yang sakinah, mawaddah, warahmah. Meminta kebutuhan dunia baik sandang, pangan, dan papan serta pekerjaan untuk dekat dengan Allah Swt. meminta ilmu yang bermanfaat untuk menuju akhirat. Sehingga dengan keterkecukupan dunia tersebut menjadi tenang dan tentram.
3. “Ya Allah perbaiki bagiku akhiratku yang ke sana tempat kembaliku”.
Ini permintaan kepada Allah agar selalu dapat beramal saleh sampai ajal menjemput. Apapun yang kita miliki, mintalah kepada Allah agar dapat menghantarkan kita ke kebahagiaan akhirat.
4. “Ya Allah jadikanlah hidupku ini selalu menambah kebaikan bagiku”
Ini permintaan agar umur yang Allah berikan dapat di gunakan untuk selalu berbuat baik. Dapat melaksanakan ibadah baik langsung kepada Allah melalui shalat, puasa, dan haji ataupun melalui sesama manusia dengan infak dan sedekah.
5. “Ya Allah jadikanlah matiku sebagai kebebasanku dari kejahatan”
Dalam doa ini berisi harapan agar ketika kematian tiba Allah membebaskan, memaafkan atas kejahatan, kesalahan,kekeliruan selama hidup di dunia. Dengan datangnya kematian benar-benar dapat kembali kepada Allah dengan husnul khatimah.
Sumber : Buku Quran Hadis Kelas 8 Modul Taqwa

